Mlaten Update
Berita Terbaru
Tampilkan postingan dengan label Warga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Warga. Tampilkan semua postingan

Budaya gotong royong yang sangat melekat

terlihat dua orang yang sedang mengangakt deker.
Budaya gotong royong nampaknya masih sangat melekat di Desa Mlaten Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro. Terlihat dengan adanya salah satu kegiatan, dimana pada hari senin 12-10-2015 telah dilaksanakan kegiatan Gotong Royong untuk memperbaiki jalan yang telah rusak di makan usia.
Kondisi jalan yang telah rusak membuat masyarakat Desa Mlaten berinisiatif untuk melakukan perbaikan jalan yang dimilikinya, hal ini membuktikan bahwa perhatian dan partisipasi masyarakat Desa Mlaten guna membangun Desa masih sangat besar. Semoga kondisi seperti ini selalu terjaga untuk kemajuan Desa Mlaten.

pembuatan batu bata merah di desa mlaten

berkecimpung dengan tanah liat sudah biasa bagi kang dir, biasa orang-orang memanggilnya
(06/10/2015) Biasa orang- orang memanggilnya Kang Dir, Bagi lelaki 49 tahun ini, bekerja menjadi tukang pembuat bata merah sudah dilakoninya hampir sepuluh tahun lamanya. Dalam sehari jika cuaca sedang cerah ia bisa membuat rata-rata lima ratus sampai enam ratus biji dengan upah perbijinya tujuh puluh rupiah.
“Ya lumayan mas bisa buat ngasih makan anak istri,” ucapnya seraya tangannya terus mengaduk-aduk tanah.
Menurutnya, tanah merah yang dipakai untuk membuat bata sengaja di ambil dari salah satu tanah milik warga karena tanahnya yang bagus,  juga dikenal halusnya jadi jika dicampur dengan ladu dan sekam akan menghasilkan batu bata yang tidak mudah pecah.
Pembuatan bata di daerah Mlaten rata-rata memang menggunakan cara manual tidak menggunakan mesin cetak ataupun mesin penggiling tanah, untuk mengaduk tanah yang akan dijadikan batu bata yaitu dengan menggunakan cangkul.
“Disini hampir semua perajin memang menggunakan cara manual, tapi untuk kualitasnya ya tidak kalah-kalah banget sama yang dicetak menggunakan mesin,” tuturnya.//mfd

LINMAS WANITA Desa Mlaten


Sebagai penyetaraan GENDER kami mempunyai LINMAS WANITA. Ada 1 peleton yang terdiri dari 31 anggota, yaitu ibu-ibu muda. Tugas linmas wanita yaitu mengamankan lingkungan dan selalu siap bila ada bencana, misalnya Bencana Banjir.

Syukur Alhamdulillah akibat dari terpilihnya desa Mlaten masuk 3 besar dalam lomba P2WKSS. Ini sangat memotivasi bagi linmas wanita untuk lebih meningkatkan perannya.

Solusi Distribusi Pupuk Untuk Bojonegoro

sumber foto : tempo.co
Setelah melakukan dialog dengan petani di Sukosewu dan sidak mengenai distribusi pupuk di wilayah selatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro Jawa Timur akhirnya menemukan gambaran mengenai solusi distribusi pupuk.

“Akhirnya saya menemukan akar permasalahannya,” jelas Bupati Bojonegoro, Drs H Suyoto MSi, atau yang biasa dipanggil dengan sebutan Kang Yoto. Menurut dia, selama ini masih ditemukan kelompk-kelompok tani yang ikut menjual pupuk dari distributor.

“Nanti itu tidak boleh, poktan hanya mengawasi distribusinya saja, yang boleh menjual hanya kios,” tambahnya. Meski demikian, Kang Yoto tidak akan melarang bila ada petani-petani yang berkelompok lalu membuat kios resmi.

“Setiap desa akan dibentuk kios resmi, poktan mengawasi. Kalau distribusi ke kiosnya bermasalah, maka yang kita pecat adalah distributornya, ganti dengan distributor lain,” tegasnya. Kang Yoto menegaskan, Pemkab akan menuangkan hal itu dalam aturan resmi.

Sementara itu, Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro, menyatakan bahwa pihaknya siap menjadi mediator untuk pembentukan kios baru. “Selama di desa yang bersangkutan belum ada kios resmi, masih bisa membentuk kios baru,” ujar Kasi Sumber Daya Manusia (SDM), Joko Pudjo Wiyono.

Joko menekankan, bahwa untuk membentuk kios baru tidak perlu ada uang jaminan, hal itu disampaikan saat ada keluhan mengenai syarat jaminan dari warga yang hendak membuka kios baru. “Yang pakai jaminan itu distributor,” tegasnya
 
Copyright © 2013. KIM MELATI DESA MLATEN - All Rights Reserved
Kelompok Informasi Masyarakat