Mlaten Update
Berita Terbaru
Tampilkan postingan dengan label Desa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Desa. Tampilkan semua postingan

PEMANFAATAN BENGAWAN SOLO ( KERAMBA IKAN)

seorang anggota petani ikan koziwara sedang memberi pakan ikan.
Bila dikelola dengan benar, sungai Pulau Banyak memiliki potensi yang luar biasa dan bisa menghasilkan uang dalam jumlah besar. Peluang yang sangat baik ini membuat lapangan pekerjaan bagi warga setempat juga.
“Sungai Pulau Banyak memiliki potensi fisik alam dengan kondisi aliran air secara pasang surut. Sungai itu memiliki kondisi surut pinggir sedalam 3 meter dan pasang dengan kedalaman 10 meter dengan kelebaran sungai berkisar 50- 60 meter,” jelas ketua kelompok ikan KOZIWARA.
Saat ini, keramba jaring apung (KJA) yang dikelola warga desa mlaten menjadi pusat percontohan bagi desa-desa lainya khususnya di daerah sekitar desa Mlaten sendiri.
Rasa ikan yang di besarkan di keramba tidak berbau lumpur atau tanah. Sebab, keramba tersebut jauh menyentuh ke dasar tanah serta airnya juga berganti.

Pemanfaatan Pekarangan Balai Desa


Lahan pekarangan  merupakan areal yang potensial untuk pengembangan tanaman ,baik sayuran, buah-buahan, maupun tanaman obat keluarga (TOGA). Selain menjadi sumber pemenuhan gizi keluarga, pemanfaatan pekarangan juga dapat menjadi alternatif pengembangan kegiatan ekonomi produktif dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. 

Kenyataan yang ada menunjukkan bahwa luasan lahan pekarangan di Desa Mlaten mengisyaratkan masih terbukanya peluang dalam optimalisasi potensi lahan pekarangan dengan penanaman berbagai jenis tanaman hortikultura sebagai penunjang kebutuhan nutrisi dan kesehatan masyarakat. 

Selain berperan sebagai penunjang kebutuhan nutrisi dan kesehatan masyarakat, jenis tanaman seperti sayuran dan TOGA tidak membutuhkan areal yang luas dalam penanamannya serta perawatannya cukup mudah, sehingga sangat sesuai untuk dikembangkan di lahan pekarangan. 

Upaya ini akan berlangsung efektif jika dilaksanakan secara intensif dan berkelanjutan. Oleh karenanya perlu melibatkan peran serta aktif masyarakat, khususnya kaum wanita sebagai elemen penting pelaku pembangunan. Didasari oleh hal tersebut Tim Penggerak PKK  memanfaatkan lahan pekarangan di dekat balai desa.

Selamat Datang Di Perpustakaan Umum Desa Mlaten

Aktifitas Perpustakaan Umum Desa Mlaten
Pengertian perpustakaan adalah tempat atau lokasi yang menghimpun koleksi buku, bahan cetakan serta rekaman lain untuk kepentingan masyarakat umum. Perpustakaan umum dapat di artikan juga sebagai lembaga pendidikan bagi masyarakat umum dengan menyediakan berbagai macam informasi ilmu pengetahuan, budaya dan teknologi untuk meningkatkan dan memperoleh pengetahuan bagi masyarakat luas.

Di desa mlaten telah didirikan perpustakaan umum pada tanggal 1 september 2013 dan diperpustakaan ini menyediakan bermacam bahan koleksi bagi semua tingkatan usia mulai dari anak-anak, remaja, dewasa sampai lanjut usia, baik untuk laki-laki maupun perempuan. Ruangan yang cukup luas membuat pembaca cukup nyaman untuk menimba ilmu disini, dan untuk menjaga agar buku tidak hilang pembaca hanya boleh membaca disini tidak untuk dibawa pulang. Oleh karena itu, perpustakaan umum desa mlaten ini  mempunyai nilai strategis untuk  menambah informasi dan pengetahuan khususnya di Desa Mlaten guna untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Pembinaan pemberdayaan lanjut usia miskin di Desa Mlaten







Pada tanggal 12 Agustus 2014, di Balai Desa Mlaten, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur dilaksanakan pembinaan pemberdayaan lanjut usia miskin dari Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos). Pembinaan tersebut diikuti oleh 36 peserta yang terdiri dari 6 laki-laki dan 30 perempuan lanjut usia, semua diambil dari warga desa Mlaten. Pembinaan  yang dilaksanakan pukul 10.00 WIB dihadiri oleh Bapak dan Ibu dari Disnakertransos,  Bapak Kepala Desa beserta seluruh perangkatnya.
Pembinaan hanya dilakukan pada warga lanjut usia miskin Desa Mlaten karena untuk meningkatkan kesejahteraan warga lanjut usia yang mempunyai usaha sendiri sehingga dapat bermanfaat bagi mereka. Peserta yang mengikuti pembinaan berasal dari berbagai usaha yang digeluti, beberapa diantaranya adalah usaha warung kopi, usaha nasi pecel, usaha kue, usaha pembuat tempe, usaha sayur keliling, dan lain lain. Dalam pembinaan tersebut, Disnakertransos juba membagikan kompor gas beserta Lequefied Petroleum Gas (LPG) pada semua peserta. Tidak hanya kompor gas beserta (LPG), Disnakertransos juga memberikan sembako atau bahan mentah untuk masing usaha. Salah satunya peserta yang usaha membuat tempe mendapat bahan baku tempe yaitu kedelai dan panci berukuran besar.
Siang itu Disnakertransos berpesan bahwa bantuan yang diberikan harus benar-benar digunakan agar bermanfaat dan alat-alatnya sebaiknya tidak dijual. Salah satu peserta pembinaan mengaku senang mendapatkan bantuan

LINMAS WANITA Desa Mlaten


Sebagai penyetaraan GENDER kami mempunyai LINMAS WANITA. Ada 1 peleton yang terdiri dari 31 anggota, yaitu ibu-ibu muda. Tugas linmas wanita yaitu mengamankan lingkungan dan selalu siap bila ada bencana, misalnya Bencana Banjir.

Syukur Alhamdulillah akibat dari terpilihnya desa Mlaten masuk 3 besar dalam lomba P2WKSS. Ini sangat memotivasi bagi linmas wanita untuk lebih meningkatkan perannya.

Pembentukan PIC Remaja Desa Mlaten

Remaja adalah suatu periode transisi dari masa awal anak-anak hingga masa awal dewasa, yang dimasuki pada usia kira kira 10 hingga 12 tahun dan berakhir pada usia 18 tahun hingga 22 tahun. Seseorang dikatakan remaja apabila telah mengalami perubahan fisik dan mental. Perubahan yang paling jelas dapat dilihat dari perubahan fisik dan perubahan mental atau psikisnya.

Namun, dengan adanya era globalisasi ini, yang paling membahayakan adalah perubahan emosi dari para remaja. Karena apabila seorang remaja tidak mampu mengendalikan emosi mereka, maka dengan mudah mereka akan terpengaruh dengan dunia luar yang sangat membahayakan masa depan mereka.

Akhir-akhir ini sering terdengar banyak pelecehan seksual, penggunaan narkoba dan hubungan seks yang di lakukan oleh remaja. Yang paling parah dari perbuatan mereka menghasilkan benih dan di aborsi. Oleh sebab itu, sebelum semua itu terjadi alangkah baiknya kita mencegahnya. Misalnya seperti membentuk sebuah organisasi remaja.

Di Desa Mlaten ini pada tanggal 11 Mei 2014 juga telah di bentuk sebuah organisasi yang berangotakan remaja. Biasanya di sebut dengan PIK-KRR (Pusat Informasi Dan Konseling Kesehatan Reproduksi Remaja). PIK-KRR sendiri mempunyai pengertian suatu wadah kegiatan program PKBR (Penyiapan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja) yang dikelola dari, oleh dan untuk remaja guna memberikan Pelayanan Informasi Dan Konseling Kesehatan Reproduksi serta penyiapan kehidupan berkeluarga. Namun untuk memberikan perbedaan maka kami kelompok PIK-KRR sepakat memberi nama “R.M.C”.

Sebenarnya tujuan dari pembentukan oraganisasi ini adalah untuk:
  1. Memberikan informasi mengenai kesehatan reproduksi remaja,
  2. Pelayanan konseling dan rujukan krr untuk mewujudkan generasi remaja keluarga bahagia,
  3. Memberikan ketrampilan kecakapan.

Pelatihan KIM Mlaten

Menyadari pentingnya pemanfaatan tekhnologi sebagai salah satu akes informasi dan komunikasi, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Bojonegoro Jawa Timur, terus melakukan program-program terobosan di bidang Tekhnologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Hari ini (3/4/2014), warga Bojonegoro, khususnya di Desa Mlaten, Kecamatan Kalitidu, dilatih untuk memanfaatkan TIK guna berbagi dan mendapatkan informasi yang dibutuhkan. “Harapan kami, disini menjadi pelopor dalam hal pemanfaatan TIK untuk pembangunan desa,” jelas Joko Suhermanto, Kepala Bidang Jaringan Komunikasi, Dinas Kominfo Bojonegoro.

Sejumlah warga Desa Mlaten, yang tergabung dalam Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), beserta perangkat desa setempat, diajari untuk terbiasa menggunakan dan memanfaatkan TIK untuk hal-hal yang bersifat membangun. “Nantinya, mereka akan menyebarkan pengetahuan mereka kepada yang lainnya,” tambahnya.

Selain secara teoritis, pihak Dinas Kominfo Bojonegoro yang didampingi oleh tim dari Media Center Mas Toemapel Bojonegoro, juga memberi kesempatan pada mereka untuk mempraktikkan pemanfaatan TIK. “Mereka memilih menggunakan blog, selama ini salah satu kendalanya adalah fasilitasnya,” tambah Mochammad Rifai, salah satu tenaga tekhnis Media Center Mas Toemapel Bojonegoro.

Dari dialog yang dilakukan, kebanyakan warga, terutama para pemudanya, baru memanfaatkan ponsel sebagai alat komunikasi dan hiburan. “Mereka sebenarnya ada minat untuk lebih bisa memanfaatkan, misalnya melalui blog dan browsing, hanya saja terkendala dengan kebiasaan,” tambahnya.

Di Desa Mlaten sendiri adalah KIM pertama yang didatangi oleh tim Media Center Mas Toemapel, yang untuk selanjutnya bakal diikuti dengan kegiatan serupa di tempat lain. “Biasanya mereka yang datang, tapi karena ini tempatnya jauh, jadi kami yang datang,” jelasnya.

Pihak Dinas Kominfo Bojonegoro salama ini telah secara aktif memfasilitasi warga Bojonegoro dalam hal pemanfaatan TIK diantaranya melalui program Klinik TI di Media Center Mas Toemapel, serta memfasilitasi petani dan peternak di Bojonegoro dalam program pendampingan dan fasilitasi Cyber Ekstension.

Klinik TI sendiri telah mulai dimanfaatkan oleh hampir seluruh komponen masyarakat, bukan hanya para petani dan peternak, berbagai kalangan, baik pelajar maupun lainnya juga telah memanfaatkan Klinik yang fokus pada masalah-masalah pemanfaatan TIK ini.(@mediacenterBJN)

Pengenalan P2WKSS di Desa Mlaten

Pada tahun 2013 Desa Mlaten, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro ditunjuk sebagai peserta lomba P2WKSS tingkat Propinsi Jawa Timur. Rasa haru dan bangga mendapat tugas mulia dari Kabupaten.

Dengan keterbatasan dan kekurangan di wilayah Desa kami, kami berusaha semaksimal mungkin untuk mengikuti lomba tersebut. Kemudian kegiatan demi kegiatan kami rangkum  dalam Profil Desa Mlaten. Dalam lomba tersebut ada 12 indikator 9 program pendukung dan 7 program inovasi. Dalam satu tahun Alhamdulillah kami dapat menyelesaikan profil tersebut.

Seluruh Dinas Instansi Kabupaten Bojonegoro ikut terlibat dalam pembinaan-pembinaan guna kesiapan menghadapi lomba tersebut.
            
Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan Badan Pemberdayaan Perempuan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten Bojonegoro, Dr Anik mengatakan, BPPKB sebagai leading sector dalam melaksanakan kegiatan pembinaan juga melibatkan seluruh Dinas Instansi di Kabupaten Bojonegoro.

Hal itu dilakukan karena banyaknya indikator penilaian yang menyangkut berbagai sektor. “Demi suksesnya lomba P2WKSS tingkat Provinsi Jawa Timur ini, perlu adanya keterlibatan dan sinergitas seluruh dinas instansi,” katanya selaku Ketua penyelenggara, di sela-sela kegiatan pembinaan, belum lama ini.

Hampir setiap hari, kecuali hari libur, Balai Desa Mlaten dikunjungi Dinas/Instansi Pemerintah Kabupaten Kuningan guna melakukan pembinaan-pembinaan menyangkut berbagai hal terutama menyangkut pemberdayaan perempuan.

Tim pembina dari dinas instansi dalam melakukan pembinaan, selain menyampaikan materi dan tatap muka dengan warga binaan, juga terjun ke lapangan melihat dari dekat keadaan kebersihan lingkungan dan pemanfaatan pekarangan rumah untuk tanaman-tanaman bermanfaat seperti sayuran dan tanaman obat.

Pemerintah Desa Mlaten mengaku merasa bersyukur atas dipilihnya Desa Mlaten untuk mewakili Kabupaten Kuningan pada lomba P2WKSS tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2014. Dan begitu pula Masyarakat Desa Mlaten menyambut baik lomba tersebut dan siap mendukung penuh,

Syukur alhamdullilah pada tanggal 12 september kami mendapat kabar yang begitu menggembirakan bahwa desa Mlaten masuk nominasi 6 besar, dan pada tanggal 18 september melakukan pemaparan di gedung PMI Surabaya.

Perjuangan kami bukan sampai disini saja, harap dan doa tak hentinya kami panjatkan kepada ALLAH SWT, semoga Ds. Mlaten bisa masuk 3 besar dan bisa menjadi yang terbaik.

Sejarah Desa Mlaten Kalitidu

Asal-usul Legenda Desa Mlaten
 
Pada zaman penjajah Belanda Desa ini ada Dua desa yang masing-masing dipimpin seorang Kades, Yaitu Desa Mlaten terdiri dari Dk. Mlaten dan Dk. Karang, Dan desa tegaron terdiri dari Dk. Tegaron dan Dk. Dangkep. Dua desa yang bertetangga ini hidup rukun berdampingan, Namun pada hakeketnya dua desa ini asal muasalnya Penduduknya Satu Historis ( Satu Keluarga ). Berdasar luas Wilayah dan jumlah penduduk yang tidak begitu luasdan banyak maka para pemimpin kedua desa dan juga para tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, yang difasilitasi dari pejabat pemerintah mengadakan Rembug Desa untuk Menggabungkan dua Desa, akhirnya Sepakat dan hal tersebut bergabung menjadi Satu. Adapun Nama Desa berdasarkan kesepakatan ditentukan setelah adanya PILKADES dimana Nama Desa yang dipakai adalah berdasar para Calon kades yang terpilih berdomisili di Desa mana, Maka diadakan PILKADES dengan beberapa Calon yang akhirnya dimenangkan Calon yang bernama JOYO PRAWIRO yang berdomisili di desa Mlaten, maka desa gabungan tersebut diberi nama DESA MLATEN Adapun Nama Mlaten itu sendiri konon diambil dari sebuah Cerita BUNGA MELATI. dimana dulu ada seorang Janda muda yang cantik dan kaya raya yang mempunyai taman pekarangan penuh dengan tanaman bunga melati yang merupakan Bunga kesukaan janda muda tersebut. Banyak kaum lelaki yang tergila-gila dengan janda tersebut, Sehingga apabila mulai senja tiba sampai larut malam banyak laki-laki yang berkunjung dirumah janda muda dengan duduk-duduk di antara bunga melati, dan itu hampir setiap hari terjadi. Untuk mengambil simpatik pada janda muda tersebut para lelaki yang tergila-gila tersebut juga berlomba menyukai dan menanam bunga melati yang notabene kesukaan janda muda, Sehingga hampir semua pekarangan Penduduk ada tanaman Bunga Melatinya. Pada suatu Hari sebagaimana biasa menjelang senja tiba, para lelaki berdatangan dipekarangan si janda dan telah terjadi perselisihan di antara para lelaki, sehingga terjadi pertengkaran bahkan sampai terjadi saling bunuh dilokasi Taman Bunga Melatinya janda muda tersebut. Dari kejadian itulah Desa yang di tempati Janda Muda yang kaya raya dan diperebutkan para lelaki dinamakan DESA MLATEN.

Desa Mlaten mempunyai 4 Dukuan 1. Dusun Mlaten 2. Dusun Karang 3. Dusun Tegaron 4. Dusun Dangkep
 
Copyright © 2013. KIM MELATI DESA MLATEN - All Rights Reserved
Kelompok Informasi Masyarakat